LISTRIK DINAMIS

LISTRIK DINAMIS KUAT ARUS LISTRIK (I) Aliran listrik ditimbulkan oleh muatan listrik yang bergerak di dalam suatu penghantar. Arah arus listrik (I) yang timbul pada penghantar berlawanan arah dengan arah gerak elektron. Muatan listrik dalam jumlah tertentu yang menembus suatu penampang dari suatu penghantar dalam satuan waktu tertentu disebut sebagai kuat arus listrik. Jadi kuat [...]

KEMAGNETAN

KEMAGNETAN Benda-benda yang dapat menarik besi disebut magnet. Magnet dapat diperoleh dengan cara buatan. Jika baja digosok degan sebuah magnet. Dan cara menggosoknya dalam arah yang tetap, maka baja itu akan menjadi magnet. Baja atau besi dapat pula dijadikan magnet dengan cara dialiri arus listrik. Baja atau besi itu dimasukkan ke dalam kumparan kawat, kemudian [...]

KAPASITOR

PENGERTIAN KAPASITOR Kapasitor (kondensator) dalam rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf ‘C’ adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi/muatan listrik di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kapasitor ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Satuan kapasitor disebut Farad (F). Satu Farad = 9×1011 cm2 yang artinya luas permukaan kepingan tersebut. Struktur sebuah [...]

LISTRIK STATIS

HUKUM COULOMB Hukum Coulomb adalah hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya yang timbul antara dua titik muatan, yang terpisahkan jarak tertentu. Keterangan: F : Gaya Coulomb k : Konstanta Coulomb = 9×109 Nm2C-2 q : muatan r : jarak muatan Hukum ini menyatakan apabila terdapat dua buah titik muatan maka akan timbul gaya di antara [...]

CAHAYA

Cahaya Cahaya merupakan sejenis energi berbentuk gelombang elektromagnetik yang bisa dilihat dengan mata. Cahaya juga merupakan dasar ukuran meter: 1 meter adalah jarak yang dilalui cahaya melalui vakum pada 1/299,792,458 detik. Kecepatan cahaya adalah 299,792,458 meter per detik. Cahaya diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Matahari adalah sumber cahaya utama di Bumi. Tumbuhan hijau memerlukan cahaya untuk [...]

PENCERMINAN

Pencerminan 1. Cermin Datar * Jarak bayangan ke cermin = jarak benda ke cermin. * Tinggi bayangan = tinggi benda. * Bayangan bersifat maya, tegak, dan di belakang cermin. 2. Cermin Cekung Untuk dapat melukis bayangan yang dibentuk oleh cermin cekung, biasanya digunakan tiga sinar istimewa. Sinar istimewa sinar datang yang lintasannya mudah diramalkan tanpa [...]

MOBIL BERLAWANAN ARAH

MOBIL BERLAWANAN ARAH Jika diketahui keadaan seperti berikut : Maka hitunglah kapan kedua mobil tersebut bertemu? Penyelesaian: s = sA + sB s = (VoA + ½ aA.t2) + (VoB + ½ aB.t2) s = (VoA + VoB)t + ½ (aA + aB)t2 ½ (aA + aB)t2 + (VoA + VoB)t – s = 0 [...]

GRAFIK MOBIL

GRAFIK Jika diketahui grafik hubungan kecepatan (v) dan waktu (s) seperti di bawah ini, hitunglah: Panjang lintasan saat 5 detik pertama? b. Percepatan dari detik 0 sampai detik 1? c. Percepatan dari detik ke-4 sampai detik ke-5? Panjang lintasan (s) saat detik ke: 0 – 1 : s = ½ t (vt + vo) => [...]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.